Tampilkan postingan dengan label Berita Islami Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Islami Terkini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Mei 2015

Pakai Dana zakat, Gubernur Irwan Prayitno Siap Tampung Pengungsi Rohingya http://t.co/vEg94U6wBe -- islamedia (@islamedia)

Jumat, 29 Mei 2015

TURKI

Indahnya ketika kekuasaan dipegang org islam yg amanah

Negara Turki dibawah kepemimpinan Erdogan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Sebelum era Erdogan dan AKP-nya, Turki tenggelam dalam sekulerisme dan terpuruk di segala bidang.

Penulis Yordania, Ihsan Al Faqih, mencatat beberapa kemajuan Turki:

1. Produk Domestik Nasional Turki di tahun 2013 mencapai 100M dolar Amerika, menyamai pendapatan gabungan 3 negara dengan ekonomi terkuat di Timur Tengah; Arab Saudi, Uni Emirat arab, Iran, dan ditambah dengan Yordan, Suriah dan Libanon.

2. Erdogan membawa negerinya melakukan lompatan ekonomi yang besar, dari rangking 111 dunia ke peringkat 16, dengan rata-rata peningkatan 10 % pertahun, yang berarti masuknya Turki kedalam 20 negara besar terkuat (G-20) di dunia.

3. Tahun 2023 merupakan tahun pembangunan Negara Turki Modern yang sudah dicanangkan oleh Erdogan, yang ditargetkan adalah Turki menjadi kekuatan politik dan ekonomi nomer 1 di dunia!

4. Airport Internasional Istambul adalah bandara terbesar di Eropa yang menampung 1260 pesawat setiap harinya, ditambah Bandara Shabiha yang menampun 630 pesawat setiap hari.

5. Turkish Airline meraih peringkat maskapai penerbangan terbaik di dunia dalam 3 tahun berturut-turut.

6. Dalam kurun 10 tahun, Turki telah menanam 770 juta pohon Harjia dan berbuah.

7. Untuk pertama kali Turki di masa modern ini memproduksi sendiri Tank baja, pesawat terbang dan pesawat tempur tanpa awak, serta satelit militer modern pertama yang multi fungsi.

8. Erdogan dalam 10 tahun pemerintahannya telah mendirikan 125 universitas baru, 189 sekolah baru, 510 rumah sakit baru dan 169.000 kelas baru yang modern, sehingga rasio siswa perkelas tidak lebih dari 21 orang.

9. Ketika krisis ekonomi menimpa Eropa dan Amerika, universitas-universitas Eropa dan Amerika menaikkan uang kuliah. Sedangkan Erdogan membebaskan seluruh biaya kuliah dan sekolah bagi rakyatnya dan menjadi tanggungan negara.

10. Dalam 10 tahun terakhir, pendapatan perkapita penduduk Turki yang dahulunya hanya 3500 dolar pertahun, meningkat pada tahun 2013 menjadi 11.000 dollar pertahun, lebih tinggi dari perkapita penduduk Prancis. Dan Erdogan naikkan nilai tukar mata uang Turki 30 kali lipat!

11. Di Turki, negara sedang mengupayakan dengan sungguh-sungguh membiayai 300 ribu ilmuwan melakukan penelitian ilmiah untuk menuju tahun 2023.

12. Di antara keberhasilan politik terbesar Turki adalah keberhasilan Erdogan mendamaikan dua bagian Cyprus yang bertikai. Ia juga melakukan pembahasan damai dengan partai Buruh Kurdistan untuk menghentikan pertumpahan darah, dan meminta maaf kepada Armenia, sehingga menyelesaikan permasalahan yang sudah menggantung sejak 6 dasawarsa.

13. Di negara Turki, gaji dan upah meningkat mencapai 300%. Dan gaji pegawai baru meningkat, dari 340 lira Turki menjadi 957 lira. Dan jumlah pencari kerja menurun dari 38% menjadi 2%.

14. Di Turki, anggaran pendidikan dan kesehatan, mengungguli anggaran pertahanan, dan gaji guru sebesar gaji dokter.

15. Di Turki telah dibangun 35 ribu laboratorium IT dan data base modern yang melatih pemuda-pemuda Turki.

16. Erdogan menutupi defisit anggaran yang mencapai 47 milyar dolar. Sebelumnya cicilan terakhir hutang Turki ke IMF adalah 300juta dolar pada Juli lalu. Bahkan Turki meminjami IMF yang jelek namanya itu sebesar 5 milyar dolar. Disamping itu Erdogan juga menambah cadangan devisa negara sebesar 100 milyar dolar.

17. 10 tahun lalu, ekspor Turki hanya 23 milyar dolar. Sekarang meningkat menjadi 153 milyar dolar, mencapai 190 negara. Yang paling banyak adalah mobil, yang kedua peralatan elektronik. Setiap 3 perangkat elektronik di Eropa, satunya adalah produk Turki.

18. Pemerintah Erdogan mengawali pengolahan sampah menjadi pembangkit tenaga listrik, yang digunakan oleh sepertiga penduduk Turki. Dan energi listrik sudah dinikmati 98% penduduk Turki.

19. Erdogan pernah duduk berhadapan dengan seorang anak perempuan yang usianya masih 12 tahun, tampil dalam siaran langsung televisi, berdebat dan berdiskusi tentang pembangunan Turki masa depan. Beliau hormati kecerdasan dan semangat anak tersebut. Sekaligus beliau didik anak-anak Turki keteladanan dalam berdebat dan berdiskusi serta membaca masa depan.

20. Erdogan adalah teman Israel, begitu menurut kaum sekuler Arab. Erdogan berikan tamparan keras kepada Israel, dan dia paksa Israel meminta maaf karena kasus kapal Marmara yang ditembak Israel. Dan Turki berikan syarat pencabutan embargo Gaza untuk menerima permintaan maaf tersebut.

21. Erdogan adalah teman Israel??? Beliau berikan kritikan tajam terhadap orang-orang yang bertepuk tangan terhadap pidato Simon Perez dalam pertemuan Ekonomi dunia, dan beliau berkata sebelum keluar ruangan dan pulang ke Turki: "Memalukan kalian bertepuk tangan terhadap pidato ini, padahal Israel telah membantai ribuan anak dan wanita di Gaza..."

22. Erdoga menyemprot para demonstran penentangnya dengan air. Tidak menembak mereka dengan pesawat tempur, atau rudal atau bom-bom molotov.

23. Erdogan menolak anak gadisnya membuka hijab saat sekolah. Maka beliau kirim anaknya sekolah di Eropa agar tetap berhijab, sebelum hijab dibolehkan di kampus-kampus Turki.

24. Erdogan satu-satunya kepala negara bersama istrinya mengunjungi Burma dan bertemu dengan kaum Muslimin di sana dari kawasan Myanmar yang dapat bencana.

25. Erdogan menghidupkan kembali pengajaran Al Quran dan Hadits di sekolah-sekolah negeri, setelah hilang selama hampir 90 tahun, dihilangkan pemerintah sekuler.

26. Erdogan menetapkan kebebasan berhijab di kampus-kampus Turki dan di parlemen.

27. Erdoganlah pemimpin muslim yang membuat lampu di jembatan gantung terbesar di dunia di pantai laut hitam dengan penerangan yang sangat besar bertuliskan "Bismillahirrahmanirrahim.." Padahal, salah satu negara Arab membuat pohon natal terbesar di dunia dengan menelan dana mencapai 40 juta dolar.

28. Erdogan mengembalikan pembelajaran bahasa Ustmaniyah yang berhuruf Arab di sekolah-sekolah negeri.

29. Erdogan melepas pawai 10 ribu anak-anak muslim yang berumur 7 tahun di jalan-jalan Istambul, dengan penuh bangga anak-anak tersebut akan memulai kewajiban shalat berjamaah dan menghafal Al Quran.

Minggu, 24 Mei 2015

Muslim Rohingya

Kabar Dunia Islam Sepekan

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya kaum mukminin itu adalah bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10)

Rohingya Muslim Myanmar - Asia Tenggara yg tertindas dinegerinya

* http://m.kiblat.net/2013/04/24/muslim-burma-dipaksa-bersujud-sebagai-ganti-nyawanya/

* http://m.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2012/08/11/61664/emine-erdogan-tak-kuasa-menahan-tangis-di-myanmar.html#.VWF4n8vZHqA

* http://internasional.gemaislam.com/pm-turki-pemerintah-kami-telah-mengeluarkan-intruksi-untuk-membantu-muslim-rohingya/

*Sun* http://www.radiorodja.com/mutasi-rekening-infaq-rodja-peduli-kemanusiaan-untuk-pengungsi-rohingya/

sebarkan

setiap muslim itu bersaudara

*Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لا تحاسدوا ولا تَناجَشُوا ولا تباغضوا ولا تدابروا ولا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ,وكونوا عباد الله إخواناً. اَلْمُسْلِمُ أَخُو المسلمِ: لا يَظْلِمُهُ ولا يَخْذُلُهُ ولا يَكْذِبُهُ ولا يَحْقِرُهُ. اَلتَّقْوَى هَهُنا – يُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاثَ مَرَّاتٍ- بِحَسْبِ امْرِيءٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخاهُ الْمُسْلِمَ. كُلُّ الْمسلمِ عَلَى المسلمِ حَرامٌ: دَمُهُ وَمالُهُ وعِرْضُهُ

“Jangan kalian saling hasad, jangan saling melakukan najasy, jangan kalian saling membenci, jangan kalian saling membelakangi, jangan sebagian kalian membeli barang yang telah dibeli orang lain, dan jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim bagi lainnya, karenanya jangan dia menzhaliminya, jangan menghinanya, jangan berdusta kepadanya, dan jangan merendahkannya. Ketakwaan itu di sini -beliau menunjuk ke dadanya dan beliau mengucapkannya 3 kali-. Cukuplah seorang muslim dikatakan jelek akhlaknya jika dia merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim diharamkan mengganggu darah, harta, dan kehormatan muslim lainnya.” (HR. Muslim no. 2564)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

BAHAYA SYI'AH

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Islam 🔪 Bahaya Syiah 🔪
👳 Ustadz Dodi
📆 Sabtu, 14 Februari 2015
👥 Grup Berbagi Ilmu Islam
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Sahabat sahabatku...

Boleh takut dengan syiah... Tapi jangan takut yang berlebihan.
Boleh waspada dengan syiah... Tapi jangan waspada yang berlebihan.
Boleh khawatir dengan syiah... Tapi jangan khawatir yang berlebihan.

Hampir seluruh organisasi ataupun kelompok2 di Indonesia, sangat membenci kelompok syiah :
- Salafiyun
- Ikhwanul Muslimin
- Muhammadiyah
- NU sebagian besar
- Hizbut Tahrir
- dlsbnya.

Takut dipukul  →  Pahala
Takut dimaki  →  Pahala
Takut digorok  →  Syahid. Meninggal karena membela agama اللّهُ , in sha اللّهُ syahid. Nikmat Bukan...!!!

Indonesia lain dengan suriah... Yang 100% pemerintahnya dari golongan mereka.

Syiah itu tidak bodoh... Walaupun kata Imam Adz Dzahabu Adalah kelompok yang paling bodoh.
Imam Adz Dzahabi rahimahullah berkata:
فالأدلة إما نقلية وإما عقلية. و القوم من أكذب الناس في النقليات و أجهل الناس في العقليات

"Maka dalil-dalil itu bisa dalam bentuk dalil naql (nash) dan bisa dalam bentuk dalil akal. Dan para kaum syiah mereka adalah manusia paling dusta dalam penukilan dan manusia paling bodoh dalam pendalilal dengan akal". Al Muntaqa Min Minhaj Al I'tidal hal.18

Dan sudah saya buktikan sendiri bahwasanya para syiah adalah manusia terbodoh ketika berdebat, sehingga senjata mereka hanya ada dua yaitu : "Berdusta" dan "Tebar Fitnah".

Syiah itu pengecut dan selamanya akan menjadi pengecut, dan misi serta visinya di Indonesia, akan melakukan misi DAKWAH merusak Aqidah kaum Sunni dan mengadu domba satu sama lain.

Artinya  →  Tugas penting kita sekarang adalah bukan mengasah pisau, mengkalibrasi senapan atau membangun benteng baja supaya merasa aman.

TIDAK....!!!!

Tugas kita juga sekarang adalah menyebarkan DAKWAH SUNNAH dan mengamalkan dan menyuburkan Sunnah ditengah tengah keluarga dan lingungan kita.

Jika Sunnah sudah bergaung di Indonesia... Nabi ﷺ dalam basyirahnya mengatakan akan datang 70.000 pasukan Imam Mahdi yang akan datang dari arah TIMUR.

Indonesia juga adalah arah dari  TIMUR, semoga kita berharap kepada اللّهُ , bahwa Indonesia semoga menjadi yang termasuk dalam hadist tersebut. Dan itu bisa saja anak anak dan cucu cucu kita kelak.

آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ

081214

Bahaya Syiah.

BUKTI NYATA SYI'AH BUKAN ISLAM. Kita tau Dikalangan kita BANYAK yang menyangka bahwa Syiah itu bagian dari Islam dan itu SALAH.Ternyata syiah bukan Islam, Syiah Punya agama tersendri.

Bukan perbedaan masalah khilafiyah Furu’iyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara Madzhab Safi’i dengan Madzhab Maliki.
Perbedaan mendasar antara ISLAM dengan Syiah, Bukti bahwa SYIAH BUKAN BAGIAN DARI ISLAM.
Berikut ini adalah perbedaan yang sangat menonjol antara agama Islam dengan agama syi’ah, yang dengannya mudah-mudahan kaummuslimin dapat mengetahui hakekat sebenarnya ajaran agama syi’ah:

A. Pembawa Agama Islam adalah Muhammad Rasulullah ﷺ
A. Pembawa Agama Syi’ah adalah seorang Yahudi bernama Abdullah bin Saba’ Al Himyari. [Majmu'Fatawa, 4/435]

B. Rukun Islam menurut agama Islam:
1. Dua Syahadat
2. Sholat
3. Puasa
4. Zakat
5. Haji
[HR Muslim no. 1 dari Ibnu Umar]

B. Rukun Islam ala agama Syi’ah:
1. Sholat
2. Puasa
3. Zakat
4. Haji
5. Wilayah/Kekuasaan
[Lihat Al Kafi Fil Ushul 2/18]

C. Rukun Iman menurut agama Islam ada 6 perkara , yaitu:
1. Iman Kepada Allah
2. Iman Kepada Malaikat
3. Iman Kepada Kitab-Kitab
4. Iman Kepada Para Rasul
5. Iman Kepada hari qiamat
6. Iman Kepada Qadha Qadar.

C. Rukun Iman ala Agama Syi’ah ada 5 Perkara, yaitu:
1. Tauhid
2. Kenabian
3. Imamah
4. Keadilan
5. Qiamat

D. Kitab suci umat Islam Al Qur’an yang berjumlah 6666 ayat (menurut pendapat yang masyhur).

D. Kitab suci kaum Syi’ah Mushaf Fathimah yang berjumlah 17.000 ayat (lebih banyak tiga kali lipat dari Al Qur’an milik kaum Muslimin).[Lihat kitab mereka Ushulul Kafi karya Al Kulaini 2/634]

E. Adzan menurut Agama Islam:
(Allōhu akbar) 4 kali
(Asyhadu allā ilāha illallōh) 2 kali
(Asyhadu anna Muhammadan rōsulullōh) 2 kali
(Hayya ‘alash Sholāh) 2 kali
(Hayya ‘alal falāh) 2 kali
(Allōhu akbar) 2 kali
(Lā ilāha illallōh) 1 kali
Lihat Video Adzan Agama Islam

E. Adzan Ala Agama Syi’ah:
(Allōhu akbar) 4 kali
(Asyhadu allā ilāha illallōh) 2 kali
(Asyhadu anna Muhammadan
rōsulullōh) 2 kali
(Asyhadu anna ‘Aliyyan waliyullōh)2 kali
(Hayya ‘alash Sholāh) 2 kali
(Hayya ‘alal falāh) 2 kali
(Hayya ‘alā khoiril ‘amal) 2 kali
(Allōhu akbar) 2 kali
(Lā ilāha illallōh) 2 kali
Lihat Video Adzan Agama Syiah

F. Islam meyakini bahwa sholat diwajibkan pada 5 waktu.
F. Agama Syi’ah meyakini bahwa sholat diwajibkan hanya pada 3 waktu saja.

G. Islam meyakini bahwa sholat jum’at hukumnya wajib. [QS Al Jumu'ah:9]
G. Agama Syi’ah meyakini bahwa sholat jum’at hukumnya tidak wajib.

H. Islam menghormati seluruh sahabat Rasulullah dan meyakini mereka orang-orang terbaik yang digelari Radhiallohu ‘Anhum oleh  اللّهُ
[QS At Taubah:100]
H. Agama Syi’ah meyakini bahwa seluruh sahabat Rasulullah telah kafir (Murtad) kecuali Ahlul Bait (versi mereka), salman Al Farisi, Al Miqdad bin Al Aswad, Abu Dzar Al Ghifari.
[Ar Raudhoh Minal Kafi Karya Al Kulaini 8/245-246]

I. Islam meyakini bahwa Abu Bakar adalah orang terbaik dari umat ini setelah Rasulullah , kemudian setelahnya Umar bin Al Khatthab, lalu Utsman bin ‘Affan, lalu ‘Ali bin Abi Thalib.

I. Agama Syi’ah meyakini bahwa orang terbaik setelah Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib, adapun Abu Bakar dan Umar bin Al Khatthab adalah dua berhala quraisy yang terlaknat.
[Ajma'ul Fadha'ih karya AlMulla Kazhim hal. 157].

J. Islam meyakini bahwa Abu bakar adalah orang yang paling berhak menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah.
J. Agama Syi’ah meyakini bahwa orang yang paling berhak menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib.

K. Islam meyakini bahwa Abu Bakar adalah khalifah pertama yang sah.
K. Agama Syi’ah memposisikan Abu Bakar sebagai perampas kekhalifahan dari ‘Ali bin Abi Thalib

L. Islam meyakini bahwa Mu’awiyah bin Abi Sufyan, ‘Amr binAl ‘Ash, Abu Sufyan termasuk sahabat Rasulullah
L. Agama Syi’ah meyakini bahwa mereka pengkhianat dan telah kafir (Murtad) dari Islam.

M. Islam melarang nikah mut'ah
M. Agama Syiah memperbolehkan, bahkan jika para wanita sudah 4x nikah mut'ah derajatnya sama dengan Nabi Muhammad.
→  coba ajak anak2 Perempuan Ulama2 Syiah untuk diajak Nikah mut'ah, pasti tidak akan diberikan, anehkan....? Padahal Derajatnya katanya hampir sama loh dengan Nabi.
→  kebanyakan anak muda pria yang akan terjebak dengan iming2 mut'ah ini. Harap Bunda dan Nanda berhati2 terhadap anak2 dan saudara2 kita.
→  hati2 juga terhadap ajakan untuk ke kajian, jika Para Bunda dan Nanda mempunyai anak atau saudar kandung, karena mereka akan mengincar untuk di mut'ah kan.

N. Islam Dilarang Berbohong
N. Agama Syiah, memperbolehkam TAQIYAH  bagian dari syariat

O. Islam kiblatnya Mekkah
O. Agama Syi'ah kiblatnya Karbala

P. Islam tidak ada perayaan assyuro (Menyiksa Badan)
P. Agama Syi'ah merayakan assyuro dengan menyiksa, memukul, bahkan melukai tubuh dengan benda tajam.
→  Coba perhatikan... Assyuro ini dipimpin okeh seorang Iman, tetapi justru yang memimpinnya tidak ikut2an melakukan ritual penyiksaan badan, padahal itu pahalanya mengalahi semua pahala didunia. Aneh lagikan.....? Apa ybs sudah yakin tidak membutuhkan Pahala lagi....?

Semua ini bersumberkan dari kitab-kitab yang mereka jadikan rujukan dan sebagiannya dari situs resmi mereka. Apakah mereka masih Islam....?

Karena rukun imannya yang ke-5 adalah wilayah dan kekuasaan. Maka tidak heran mereka suka invansi ke negara negara sunni. Termasuk Indonesia sekarang.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
❓Tanya Jawab❓
1⃣ ☝tanya: Ada ciri2 khusus (dari tampilan) bisa mengenal seseorang itu Syiah ustadz?
🔐 Tampilannya sama dengan kitaaaa

2⃣ Jk mmg semua organisasi steck holder di INA tmasuk MUI ga setuju atw melarang syiah knp tdk meningkat kepada level pemerintah u/melarang adax d INA?
Dulu syiah masuk di indo dilarang tp skarang spt nya pejabat pun ada green signal memasukkan syiah dr luar...apa kita tdk ada jln utk deportasi mrk?
🔐 Mereka sudah menyusup ke pejabat pejabat pemerintah. Dengan bertaqiyah tentunya.
Dulu zaman SBY, penasehatnya dari orang syiah

3⃣ ust. di tempat saya banyak pesantren yg kiayinya itu menawarkan santrinya unt nikah kontrak pada org lain. apa itu org syiah ya tad..?? coz di sini katanya gembong syiah
🔐Jawab → Bisa iya bisa tidak. Kudu tabayun

4⃣ trus adakah yg menkoordinir smua aliran sunni di indo utk cari solusi stop berkembangnya syiah?
🔐 Dengan kejadian Az Zikra kemarin. Akhirnya diputuskan bahwa Az Zikra menjadi pusat perlawanan Syiah. Alhamdulillah

5⃣ Maaf ya ust.....adakah gol syiah sdh masuk k pengurusan d MUI ? Krn akan susah jk tnyta ada yg disana....krn sprti Islam jama'ah/LDII/Lamkari yg tnyta meski d blg sesat tp ttp ikut pd saat syuro dan acara2 MUI bersama2 organisasi yg lain
🔐 Ada 1 Orang di MUI... Pendukung syiah. Saya lupa namanya. Tapi alhamdulillah fatwa MUI sudah dari lama menyesatkan paham syiah

6⃣ bgm utk membentengi generasi muda spy tidsk tercebur ke syiah? krn spt kristen ortodok mrk mencari sasaran dr org2 ksmpung n anak2 muda yg masih labil utk di baiat?
maksud saya dr kalangan ulama apa ada planning sosialisasi
🔐 Sebenernya sih perbanyak dakwah sunnah. Sehingga mengetahui tipi daya syiah.
Tapi yang dipancing kebanyakan adalah anak anak muda dengan nikah mutah. Menyalurkan syahwat darah muda yang dianggap halal.
Hati hati dengan anak laki laki yaaa. Memang godaan laki laki yaitu wanita. Yang imigraaan syiah yang masuk ke indo. Ada juga yang bawa akhwat. Cuantttttiiikkkk bangggeeetttt.
Yang punya anak wanita.... Jaga baik baik juga

7⃣ apa tdk bisa di koordinasi utk dakwah kliling dr skolah ke skolah?
🔐 Lebih baik dibentuk rohis.... Ketua rohisnya yang dikumpulkan per periode. Karena kalau turun langsung. Keterbatasan jumlah kita.
Biasanya PKS yang kuat. Karena basisnya adalah rohis rohis di sma dan universitas. Kelihatann sudah berjalan

8⃣ ust apa kita memerangi syiah dg cara membencinya. bukankah kita lebih baik memrangkul mereka agar mereka kembali ke jalan yg benar tad
🔐Jawab → Mereka akan pura pura (taqiyah) dan menerima nasehat kita. Dan akhirnya kita yang di "tusuk" dari belakang.
Nasehatinya adalah jika dia mencaci ibuku kita Aisyah RA, maka kita nasehati. Jika berkali berkali lancang, tempeleng saja mukanya (kalau perempuan)

9⃣ Kl utk kasi penjelasan ke ibu2 mj taklim di kampung yg enak gmna ya? Utk bentengin anak2 mrk
🔐 Sentil masalah → Anak perempuannya yang akan dinikmati berbagi laki laki syiah yang tudak bertanhgung jawab

1⃣0⃣ trus gmn kita tahu klo ybs itu syiah tadh? sdgkan dr penampilan g beda
bgm dg sholatnya?
🔐Jawab → Biasanya mereka cerita kehebatan Iran. Dan menyebut Ali RA dnegan menggunakan Imam Ali. Mengajak untuk travelling ke Iran dlsbnya.
Sholatnya mereka hanya 3 kali sehari : Subuh - Zuhur gabung Ashar - Maghrib gabung Isya.
Mereka tidak sholat jumat. Jika toh ada yang sholat maka mereka taqiyah. Dan ketauannya jika salam dirakaat kedua. Mereka langsung berdiri menyempurnakan 4 rakaat.
Buka puasanya setelah tidak ada sinar matahari atau cnederung langit sudah gelaaapppp

1⃣1⃣ klo di saudi pernah liat syiah mrk takbir tp tangan tdk di lipat di dada
jd di lepas gitu
klo di indo gmn tadh?
🔐Jawab → Di Indo sama jugaaa. Waktu itu saya nyusup ke seminar sehari syiah di kampus paramadina (punyanya anis baswedan), waktu sholat mereka lurus dan waktu duduk mereka menepuk nepuk tangannya ke paha.
Tempat favorite mereka jika ada kegiatan dan di publish yaitu kampus paramadina. Pasti dubes iran atau yordan datang. Walaupun hanya perwakilam saja

1⃣2⃣ trus upaya utk nge block syiah gmn tadh. klo di saudi n bahrain langkah mrk sgt di batasi n di pantau
🔐 Bahrain mulai kewalahan juga Bunda. Satu satunya jalan di Indonesia yaitu dengan Dakwah Sunnah dulu. Kemudian pilih olahraga yang melatih keahlian diri. Seperti thifan, taekwondo dlsbnya

1⃣3⃣ Ust kan pangkal permasalahanx hny krn syiah itu menisbahkan diri sbg ISLAM, lalu bgm jk tdk ada labelx islam lg akankah ttp itu sbg ancaman thdp sunni ?
🔐 Itu jauh lebih baik jika tidak ada embel embel Islam.
Jika dia menghina Ibunda Tersayang kita Aisyah RA, maka semua aliran Islam di Indonesia akan muaraaaahhh donk. Kan yang hina bukan Islam.
Pasti ISLAM lebih MUDAH BERSATU.
Masalahnya banyak Kyai Kyai kita sok sok menjadi pahlawan kesiangan yang mau menyatukan sunni dan syiah.
Ini sudah dilakukan Syaik Qardhawi... Akhirnya Beliau dikecewakan dengan syiah. Dan Beliau juga lantang sekarang menyesatkan syiah. Alhamdulillah

1⃣3⃣ Hadad alwi,quraisyihab,dan anis bawean berarti syiah tulen ya ustadz
🔐Jawab → Lebih tepatnya pendukung syiah. Mereka belum deklarasi secara lantang bahwa mereka syiah. Eeeh... Maaaff kalau hadad alwi jelas syiah
Waktu itu saya datang di seminar sehari juga yang diadakan dikampus Muhammadiyah. Pada saaat itu kami meminta klarifikasi Dr. Jose.

Dan hadad alwi di pihak syiah didalam ruangan itu yang meneriakkan takbir dan kami membalas dengan takbir pulaaa. Hampir ricuh waktu itu keadaannya

1⃣4⃣ klo quraish shihab jg khan tadh?
🔐 QS belum deklarasi Syiah secara lantang

1⃣5⃣ Tadz, negara mana aja yg dah dikuasai syiah? Apakh hampir semua yg saat ini sdg berkonflik?
🔐 Irak, Iran, Suriah, Lebanon, Yaman,

1⃣6⃣ Berarti yg dianggap pemberontk sebenerny sunni ya tadz?
🔐 Kalau Yaman. Pemerintahnya Sunni dan sekarang direbut sama syiah
Kalau yang lain... Sunni dikucilkan dan dianggapnpemberontak

1⃣7⃣ 😞dr jose yg dr mer c ya ustad??
🔐 Dr. Jose pengecut jugaaa. Nda mau klarifikasi kalau dia Sunni atau Syiah. Lebih cenderung mendukung syiah.
Apakah Mer-C masuk ke Suriah....? Padahal sudah diminta berkali kali.
Mer-C hanya masuk ke Palestine. Dan Lebanon pun (hizbullah) nya pura pura simpati ke palestine.
Jadi untuk mengundang simpati dunia. Syiah itu menjadikan Palestine untuk kampanye mereka.
Hati hati juga dengan penulis yang bernama Dyna Y Sulaiman (akhwat), ini syiah tullleeennn sekeluarga.

Suka analisa timur tengah atau bikin bikin novel yaaa. Be wareeee

1⃣8⃣ Klo qatar ust ?
🔐 Qatar → Pemerintahnya masih dipegang sama Sunni

1⃣9⃣ Almarhum nurcholis majid syiah jga ya tadz...
boleh kah qta baca buku2 nya?
🔐Jawab → Waahh. Nda tauuu. Tapi saya nda pernah bacaaa. Lebih ke arah liberal sihhh.

Banyak bacaan yang lebih nyunnah kok

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
Semoga Bermanfaat

WASPADA SYI'AH DI INDONESIA

Wajib waspada Syi'ah mulai menjamur di Indonesia !!!!

SEKILAS INFO SYIAH DI INDONESIA

Pro: Taufick Ali Al Askharisalawasna

(*) MAJALAH DAN BULETIN SYIAH
1. Majalah al-Quds diterbitkan oleh kedutaan Iran di Jakarta dengan bahasa Indonesa.
2. Majalah al-Mawaddah diterbitkan oleh IJABI cabang Bandung, Jabar.
3. Majalah al-Huda diterbitkan oleh Syi’ah di Jakarta.
4. Majalah al-Hikmah diterbitkan oleh yayasan al-Muthahari Bandung.
5. Majalah al-Musthafa diterbitkan oleh Syi’ah di Jakarta.
6. Majalah Syi’ar
7. Majalah Al-Huda
8. Majalah Al-Hikmah
9. Majalah Al-Musthafa
10. Majalah Al-Mawaddah
11. Majalah Harian Al-Quds
12. Majalah Al-Tanwir
13. Majalah Al-Jawwad
14. Majalah Al-Ghadir
15. Majalah Babim.l
16. Buletin al-Jawad dan al-Ghadir diterbitkan oleh yayasan al-Jawad Jakarta.
17. Buletin at-Tanwir diterbitkan oleh yayasan al-Muthahari.
18. Buletin Ibnus Sabil diterbitkan oleh Syi’ah di Pekalongan, dll.

(*) YAYASAN-YAYASAN SYIAH
1. Yayasan Fatimah Jakarta
2. Yayasan Al-Muntazhar Jakarta
3. Yayasan Al-Uqailah
4. Yayasan Ar-Radhiyyah
5. Yayasan Mula Shadra Bogor Jawa Barat
6. Yayasan An-Naqi
7. Yayasan Al-Qurba
8. Yayasan YAPI Bangil Jawa Timur
9. Yayasan Al-Itrah Jember Jawa Timur
10. Yayasan Rausyan Fikr Jogjakarta
11. Yayasan Babiem Jember Jawa Timur
12. Yayasan Muthahhari Bandung Jawa Barat
13. YPI Al-Jawad Bandung Jawa Barat
14. Yayasan Muhibbin Probolinggo
15. Yayasan Al-Mahdi Jakarta
16. Yayasan Madinatul Ilmi Depok Jawa Barat
17. Yayasan Insan Cita Prakarsa Jakarta
18. Yayasan Asshidiq Jakarta
19. Yayasan Babul Ilmi Bekasi Jawa Barat
20. Yayasan Az-Zahra Jakarta
21. Yayasan Al Kazhim Jakrta
22. Yayasan Al Baro’ah Tasikmalaya Jawa Barat
23. Yayasan 10 Muharrom Bandung Jawa Barat
24. Yayasan As Shodiq Bandung Jawa Barat
25. Yayasan As Salam Majalengka Jawa Barat
26. Yayasan Al Mukarromah Bandung Jawa Barat
27. Yayayasan Al-Mujataba Purwakarta Jawa Barat
28. Yayasan Saifik Bandung Jawa Barat
29. Yayasan Al Ishlah Cirebon Jawa Barat
30. Yayasan Al-Aqilah Tangerang Jawa Barat
31. Yayasan Dar Taqrib Jepara Jawa Tengah
32. Yayasan Al Amin Semarang Jawa Tengah
33. Yayasan Al Khoirat Jepara Jawa Tengah
34. Yayasan Al Wahdah Solo Jawa Tengah
35. Yayasan Al Mawaddah Kendal Jawa Tengah
36. Yayasan Al Mujtaba Wonosobo Jawa Tengah
37. Yayasan Safinatunnajah Jawa Tengah
38. Yayasan Al Mahdi Jember Jawa Timur
39. Yayasan Attaqi Pasuruan Jawa Timur
40. Yayasan Azzhra Malang
41. Yayasan Ja’far Asshodiq Bondowoso Jawa Tengah
42. Yayasan Al Yasin Surabaya Jawa Timur
43. Yapisma Malang Jawa Timur
44. Yayasan Al Hujjah Jember Jawa Timur
45. Yayasan Al Kautsar Malang Jawa Timur
46. Yayasan AL Hasyimm Surabaya Jawa Timur
47. Yayasan Al Qoim Probolinggo Jawa Timur
48. Yayasan al-Kisa’Bali
49. Yayasan Al Islah Makasar Sulawesi
50. Yayasan Fikratul Hikmah Makasar Sulawesi
51. Yayasan Sadra Makasar Sulawesi
52. Yayasan Pinisi Makassar Sulawesi
53. Yayasan Lentera Makassar Sulawesi
54. Yayasan Nurtsaqolain Sulawesi Selatan
55. Yayasan Shibtain Riau Sumatra
56. Yayasan Al Hakim Lampung Sumatra
57. Yayasan Pintu Ilmu Palembang Sumatra
58. Yayasan Ulul Albab Aceh Sumatra
59. Yayasan Amali Medan Sumatra
60. Yayasan Al Muntadzar Samarinda Kalimantan
61. Yayasan Arridho Banjarmasin Kalimantan

(*) MAJLIS-MAJLIS TAKLIM SYIAH
1. Majlis Taklim Ar-Riyahi
2. Majlis Taklim Ummu Abiha Jakarta
3. Majlis Taklim Al Bathul Jakarta
4. Majlis Taklim Haurah Sawangan Depok Jawa Barat
5. Majlis Taklim Al Idrus Purwakarta Jawa Barat
6. Majlis Ta’lim An-Nur Tangerang Jawa Barat
7. Majlis Taklim Al Jawad Tasikmalaya Jawa Barat
8. Majlis Ta’lim Al-Alawi Probolinggo Jawa Timur

(*) ORGANISASI-ORGANISASI SYIAH
1. Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI)
2. Ikatan Pemuda Ahlulbait Indonesia (IPABI)
3. Himpunan Pelajar Indonesia (HPI)Iran
4. Shafful Muslimin Indonesia
5. Ikatan Pelajar Indonesia di Iran (ISLAT)
6. Perkumpulan Ahlul Bait Indonesia (TAUBAT)
9. Ahlu Bait Indonesia (ABI), dll

(*) CENTRE DAN FORUM SYIAH
1. Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta
2. Tazkiyah Jakarta
3. Al Hadi Jakarta
4. Al-Iffah Jember Jawa Timur
5. Forum Komunikasi Ahlul Bait (LKAB)

(*) LEMBAGA PENDIDIKAN SYIAH
1. SMA Plus Muthahhari Bandung dan Jakarta
2. Pendidikan Islam Al-Jawad
3. Islamic College for Advanced Studies
4. Sekolah Lazuardi dari Pra TK sampai SMP Jakarta
5. Sekolah Tinggi Madinatul Ilmu Depok Jawa Barat
6. Madrasah Nurul Iman Sorong Irian
7. Pesantren Al-Hadi Pekalongan
8. Pesantren YAPI Bangil Jawa Timur

(*) PENERBIT SYIAH
1. Lentera
2. Pustaka Hidayah
3. Mizan
4. Yapi Jakarta
5. Al-Hadi
6. Al-Jawwad
7. Islamic Center Al-Huda
8. Muthahhari Press/Muthahhari Papaerbacks, dll

(*)RADIO DAN TELEVISI SYIAH
1. IRIB (Radio Iran siaran bahasa Indonesia)
2. Hadi TV, tv satelite (haditv.com)
3. TV Al-Manar, Libanon, dpt diakses sejak April 2008, bekerja sama dengan INDOSAT
4. Myshiatv.com
5. Shiatv.net
6. Radio Silaturahmi (RASIL 720 AM) Jakarta

[Sumber: Ustadz Farid Achmad Okbah]

Minggu, 15 April 2012

Memahami Sikap Politik PKS

Untuk kesekian kalinya, sikap politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuat banyak orang bertanya-tanya. Sebagai partai yang tergabung dalam koalisi yang mendukung pemerintahan SBY-Boediono pada masa jabatan 2009-2014, sikap PKS yang secara tegas berseberangan dengan pemerintah dalam rencana menaikkan harga BBM dipandang ganjil oleh sebagian pihak, terutama para anggota koalisinya sendiri.
Dalam koalisi, PKS memang memiliki tempat yang ‘unik’. Di satu sisi, PKS adalah mitra SBY yang telah setia mendukung sejak awal pencalonan. Sebelum SBY menentukan calon wakil presiden, PKS telah menyatakan dukungannya. Ketika itu, PKS bersikap proaktif dengan mengirimkan nama para kader pilihannya untuk dipertimbangkan sebagai wakil presiden. Pengiriman nama itu sendiri kurang tepat jika disebut sebagai lobi politik PKS untuk mendapatkan ‘bagian lebih besar’ dalam pemerintahan, sebab yang meminta usulan nama-nama tersebut adalah SBY sendiri, sebagaimana SBY juga meminta pertimbangan yang sama dari berbagai pihak. Ketika tiba-tiba SBY menentukan pilihannya sendiri, PKS pun tidak mempermasalahkannya, melainkan hanya menyayangkan mengapa SBY membuat keputusan tanpa berbicara dengan mitra koalisinya yang lain.
Dibanding Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), perolehan suara PKS pada Pemilu 2009 lebih signifikan. Oleh karena itu, ketika koalisi pemerintahan SBY-Boediono baru dibentuk, sebenarya PKS adalah mitra yang paling penting bagi Partai Demokrat (PD). Barulah setelah koalisi bergulir cukup lama, Partai Golongan Karya (Golkar) bergabung dan dibentuklah Sekretariat Gabungan (Setgab) sebagai forum untuk berdiskusi dan menampung aspirasi para mitra koalisi.
Golkar, sebagai ‘juara kedua’ dalam Pemilu 2009 yang lalu, membawa serta jumlah dukungan yang sangat besar bagi koalisi. Di satu sisi, keberadaan Golkar dianggap memperkuat koalisi pemerintahan. Akan tetapi, banyak pengamat yang menilai bahwa PD telah mengambil risiko dengan menerima Golkar ke dalam koalisi. Sebab, Golkar dianggap memiliki kekuatan suara dan kemampuan yang cukup untuk mengimbangi dominasi PD dalam koalisi. Belakangan terbukti bahwa Golkar pun tidak selalu sejalan dengan PD, meski tidak ‘senakal’ PKS.
Pukulan telak sebelumnya telah dialami oleh PD dalam kasus yang dikenal sebagai Sidang Paripurna Century. Ketika itu, Golkar, PKS dan PPP mengambil sikap berseberangan, sementara PD hanya ditemani oleh PAN dan PKB. Meski kasus Century hingga kini dianggap minim (untuk tidak mengatakan tidak ada) tindak lanjutnya, namun insiden ini menunjukkan bahwa Golkar memang memiliki kesiapan dan kemampuan untuk mengambil alih kemudi dalam koalisi dan PKS nampaknya tidak merasa sungkan sedikit pun untuk mengambil sikap berlawanan dengan PD.
Pengalaman pahit PD kembali terulang pada Sidang Paripurna yang membahas tentang rencana kenaikan harga BBM yang mulai digelar pada hari Jum’at, 30 Maret 2012. Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM terhambat oleh aksi PKS yang menyampaikan penolakannya secara tegas. Beberapa hari sebelum sidang paripurna, aroma penolakan sebenarnya telah tercium. Dalam pidato politiknya ketika membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS di Medan, 27 Maret 2012 yang lalu, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq telah menyampaikan bahwa apabila PKS harus memilih satu di antara dua pilihan, maka tidak mungkin PKS akan meninggalkan rakyat yang telah membesarkannya.
Setelah itu, usulan-usulan di tubuh PD yang menginginkan dikeluarkannya PKS dari koalisi semakin kencang terdengar. Beberapa tokoh bahkan sudah berani mengatakan bahwa PKS memang sudah dikeluarkan, meski pemberitahuan resminya belum ada. Para analis politik memahami fenomena ini sebagai sikap frustasi koalisi, terutama PD sendiri, yang merasa selalu tidak mendapatkan dukungan PKS ‘di saat-saat genting’.
Makna Koalisi
Polemik yang terjadi sebenarnya timbul karena perbedaan cara memaknai koalisi. Umumnya, koalisi dipahami secara simplistis sebagai penyatuan kekuatan untuk memperoleh dukungan politis yang mampu mendominasi kelompok-kelompok lain. Bagi sebagian pihak lainnya, definisi ini masih kurang, karena tidak menjelaskan batasan-batasan apa saja yang mengikat dalam koalisi tersebut.
PKS memang memiliki perbedaan sikap yang jelas dengan partai-partai koalisi lainnya. PAN, PPP, PKB dan Golkar secara resmi berkoalisi dengan PD bisa dibilang hanya dengan bermodalkan pernyataan belaka. PKS, sebaliknya, sejak awal telah berdiskusi rapat dengan SBY (bukan dengan PD, ini perlu menjadi catatan tersendiri) dan kedua belah pihak telah memiliki kontrak politik yang jelas. Kontrak itulah yang menjadi batasan dari koalisi yang digalang oleh PKS dan SBY. Di luar bahasan yang tercantum dalam kontrak tersebut, maka tidak ada perjanjian untuk berkoalisi. Dapat juga dikatakan bahwa jika ada klausul dalam kontrak tersebut yang dilanggar, maka perjanjian koalisi pun dengan sendirinya batal.
Keberadaan kontrak politik yang menjadi landasan dari koalisi ini menunjukkan bahwa PKS tidak menghendaki ‘kerancuan jati diri partai’ dengan adanya koalisi tersebut. Artinya, koalisi yang memiliki batasan-batasan yang jelas justru menunjukkan bahwa PKS tidak merasa perlu untuk selamanya mengikuti SBY atau siapa pun, sebab koalisi tidak dibangun dalam rangka subordinasi atau kesamaan ideologi, melainkan kesamaan kerangka kerja. Dengan adanya kontrak politik, PKS telah menyatakan siap berkoalisi dengan siapa pun dalam pekerjaan-pekerjaan yang disepakati bersama. Bagi kader dan jajaran pengurus PKS, logika ini sudah sangat dipahami. Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS, dalam bukunya Menghilangkan Trauma Persepsi menulis:
“kita mengembangkan koalisi dengan multipartai di seluruh Indonesia, komitmennya adalah kerja. Kerja membangun daerah, mensejahterakan daerah, memberantas KKN. Kerja-kerja itu yang jadi komitmen dan jadi titik temu. Atau dalam kata lainnya kalimatun sawaa’ bainanaa wa bainakum“.
‘Hujan kritik’ yang diterima oleh PKS dari rekan-rekan koalisinya, terutama dari para pengurus PD, justru secara gamblang memperlihatkan bagaimana masing-masing memaknai koalisi itu sendiri. Dalam pandangan PD, sebagai ‘pemenang Pemilu 2009’, rekan-rekan koalisinya haruslah mendukung PD dan SBY tanpa syarat, dan hal itu adalah bukti komitmen dalam koalisi. Adapun rekan-rekan koalisi PD, yang bergabung dalam koalisi tanpa kontrak politik yang jelas sebelumnya, nampaknya tidak berkeberatan menjadi pengikut saja, meski dengan resiko ‘kehilangan kepribadian’. Sedikit pengecualian bisa diberikan kepada Golkar yang jumlah suaranya cukup signifikan dan adakalanya juga ‘membandel’ di dalam koalisi.
Lebih lanjut, kita perlu menganalisis perilaku ‘bandel’ PKS secara obyektif. Apakah pilihan PKS pada kasus Century dan harga BBM tempo hari adalah indikasi lemahnya komitmen PKS dalam koalisi? Untuk menjawab hal ini, kita perlu mengumpulkan beberapa fakta terlebih dahulu.
Paling tidak ada dua kasus yang dapat kita jadikan ukuran. Pertama, dalam kasus pencopotan Suharna Surapranata dari jabatan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) pada akhir tahun 2011 silam. Sebenarnya, PKS dapat mengajukan protes minimal karena dua hal, yaitu karena posisi Menristek merupakan bagian dari kesepakatan awal dengan SBY, dan lebih pentingnya lagi karena Suharna sebenarnya tidak dianggap sebagai salah satu menteri bermasalah oleh para analis. Suharna dapat diperbandingkan dengan menteri-menteri yang dianggap bermasalah pada saat itu, antara lain adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar yang disorot karena setumpuk masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan juga disebut-sebut terlibat dalam dugaan korupsi di Kemenakertrans, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng yang dikritisi karena persiapan SEA GAMES yang dianggap kurang matang dan juga disebut-sebut terlibat dalam dugaan korupsi di kementriannya, atau Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numbery yang dianggap bertanggung jawab atas banyaknya kecelakaan transportasi. Dari ketiga nama ini, hanya Freddy Numbery yang akhirnya dicopot dari jabatannya.
Sikap legowo PKS menunjukkan bahwa PKS memahami sepenuhnya bahwa posisi menteri adalah murni hak prerogatif Presiden. Dengan kondisi berkurangnya jumlah menteri sekalipun, PKS tetap menyatakan komitmennya untuk bekerja bersama-sama di dalam koalisi untuk mewujudkan good governance. Sebaliknya, PKS justru semakin menggaungkan slogan barunya, “Bekerja untuk Indonesia”.
Kasus kedua yang seringkali luput dari perhatian publik adalah pada peristiwa sebelum Sidang Paripurna 30 Maret 2012, yaitu ketika PKS mengirim surat resmi kepada SBY yang berisikan usulan-usulan yang dapat dilakukan untuk melindungi Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN) tanpa harus menaikkan harga BBM. Akan tetapi, semua skenario yang ditawarkan oleh PKS ditolak tanpa ada pembahasan sama sekali.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa PKS sesungguhnya memiliki komitmen yang kuat dalam koalisi mendukung pemerintahan yang dipimpin oleh SBY, dan hal itu ditunjukkannya dengan menawarkan solusi yang telah dibuat oleh tim ahlinya. Amat disayangkan, Presiden tidak memberikan respon untuk setidaknya menyatakan alasan penolakannya terhadap solusi-solusi yang telah ditawarkan PKS. Dapat disimpulkan juga bahwa komitmen PKS sesungguhnya memang kepada butir-butir yang dijelaskan dalam kontrak politik, yang dapat disederhanakan sebagai kesepakatan membangun good governance, dan bukan kepada figur SBY semata. Sebagai komitmen untuk membangun pemerintahan yang baik itulah maka PKS merasa berkewajiban untuk menawarkan solusi pada SBY.
Selanjutnya, karena SBY tidak pernah merespon usulan PKS, maka PKS pun tidak menerima alasan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mengubah pendiriannya. Alhasil, sikap PKS dalam Sidang Paripurna 30 Maret 2012 tetap dalam posisi semula, yaitu menolak kenaikan harga BBM. Dalam hal ini, SBY seharusnya memahami komitmen politik PKS terhadap kontrak politik yang dahulu ditandatanganinya. Demi mewujudkan good governance, PKS menyurati Presiden untuk menawarkan solusi, namun demi tujuan yang sama pula PKS terpaksa berseberangan dengan pemerintah dan rekan-rekan koalisinya.
Dalam sebuah orasi politiknya yang disampaikan di Bogor pada bulan Oktober 2011 yang lalu, Sekjen PKS, Anis Matta, telah menyatakan optimismenya akan masa depan PKS. Salah satu alasannya, menurut penuturannya, karena PKS adalah partai yang paling siap menghadapi kultur politik baru yang menghendaki adanya dialog, bukan sekedar instruksi. Kerja sama antar unsur-unsur penting di negeri ini harus dibangun dalam kerangka dialog, termasuk juga dalam hal koalisi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa PKS sejatinya memang menghendaki koalisi yang ‘bermartabat’, yaitu koalisi yang tidak menghilangkan kepribadian partai anggota koalisi hanya karena jumlah suaranya lebih sedikit.
Pandangan miring lainnya yang beredar seputar keberadaan PKS dalam koalisi menyatakan bahwa PKS telah menjadi ‘partai amfibi’, karena menjadi anggota koalisi namun rajin mengkritisi pemerintah. Sebagian lagi memandang PKS sebagai partai yang hanya mencari keuntungan, sebab tidak mau menarik menteri-menterinya dari kabinet atau menarik diri dari koalisi, sedangkan sikapnya seringkali berlawanan dengan pemerintah. Opini-opini semacam ini tentu sah belaka, namun agaknya tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Sebab, sebagaimana sikap PD mencerminkan pandangan PD terhadap koalisi, opini ini pun mencerminkan cara berpikir pemiliknya. Dengan mengatakan bahwa PKS hanya mencari keuntungan dengan tidak menarik menteri-menterinya, itu artinya sang pemilik opini justru berpikir bahwa keberadaan menteri-menteri dari parpol hanyalah sebagai ‘mesin uang’ atau sarana untuk mengeruk kepentingan parpol belaka. Jika PKS memiliki pandangan yang sama, tentu konflik yang cukup tajam antara SBY dan PKS sudah terjadi sejak Suharna dicopot dari jabatannya. Meskipun tidak dipungkiri bahwa kemungkinan besar ada parpol-parpol yang menganggap menteri sebagai ‘mesin uang’, namun cara berpikir yang demikian sudah semestinya dihentikan.
PKS, Natsir dan Hamka
Sebagian kalangan aktivis Muslim hingga detik ini masih sulit menerima keputusan PKS untuk berkoalisi dengan SBY. Dalam pandangan mereka, sikap ini menunjukkan ketidakmurnian perjuangan PKS, karena berkoalisi dengan parpol-parpol yang dianggap lemah komitmennya terhadap Islam. Meski demikian, kebanyakan di antara mereka tidak dapat mempertahankan konsistensi hipotesisnya tersebut ketika menyaksikan bagaimana PKS secara sistematik terus melancarkan kritik yang konstruktif kepada pemerintah.
Dalam sejarah politik Islam, PKS bukanlah yang pertama mendukung pemimpin yang tidak dikenal karena komitmen keislamannya. Moh. Natsir, ulama-negarawan yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Republik Indonesia (RI), juga bekerja di bawah kepemimpinan Soekarno yang dikenal sekuler. Dalam biografi M. Natsir, Ajip Rosidi mengungkapkan betapa tajamnya perbedaan pandangan antara Soekarno dan Natsir yang terwujud dalam penulisan artikel. Peristiwa saling berbalas artikel itu terjadi sebelum kemerdekaan RI. Artinya, ketika Natsir menerima amanah sebagai Perdana Menteri, ia telah lama bersilang pendapat dengan Soekarno.
Moh. Natsir menunjukkan komitmennya terhadap tugas. Tidak main-main, ia kemudian menjadi orang kepercayaan Soekarno yang dianggapnya pasti mampu menstabilkan pemerintahan. Kepemimpinan Natsir tidak hanya mengundang simpati dari masyarakat Indonesia, melainkan juga mendapat perhatian dari banyak jurnalis luar negeri. Di dunia Islam, nama Natsir dikenal sebagai representasi dari Indonesia. Konsistensi Natsir dalam bekerja tidak bersumber dari komitmennya kepada pribadi Soekarno, melainkan demi kepentingan umat. Natsir memandang amanah yang diterimanya sebagai kesempatan emas untuk menolong umat memperoleh kesejahteraannya. Oleh karena itu, meski harus rela dipimpin oleh Soekarno yang dalam banyak hal berbeda seratus delapan puluh derajat dengan dirinya, Natsir tetap menjalankan tugasnya semaksimal mungkin.
Sahabat Natsir, yaitu Buya Hamka, memiliki pengalaman yang serupa tapi tak sama. Berbeda dengan Natsir, Hamka cenderung tidak memiliki ketertarikan dalam dunia politik, meski kiprahnya di Masyumi sama sekali tak dapat dipandang sebelah mata. Setelah Masyumi dibubarkan secara paksa oleh Orde Lama, Natsir – sebagai politikus – diawasi penuh oleh Orde Lama, dan Orde Baru pun tak mengijinkan Masyumi untuk tampil kembali. Oleh karena itu, Natsir ‘banting stir’ dengan mendirikan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) yang berkiprah dalam bidang dakwah praktis. Nasib Hamka agak berbeda. Meski sempat dipenjara selama dua tahun oleh Orde Lama, namun ia relatif tidak dianggap sebagai politikus oleh Orde Baru. Karenanya, ketika Presiden Soeharto memprakarsai berdirinya Majelis Ulama Indonesia (MUI), ia secara pribadi meminta Hamka untuk menjadi Ketua MUI yang pertama.
Buya Hamka, sebagai ulama yang tidak tertarik dengan dunia politik, tidak terbiasa menjilat pemerintah, namun juga tidak selalu menentangnya. Dalam segala hal yang baik, Hamka senantiasa siap memberikan dukungan. Akan tetapi dalam hal-hal yang buruk, Hamka tidak ragu menolaknya. Puncak dari pertentangan antara Hamka dengan pemerintah Orde Baru terjadi ketika MUI mengeluarkan fatwa yang mengharamkan perayaan Natal bersama. Buya Hamka, yang ditekan habis-habisan karena fatwa tersebut, akhirnya memilih untuk mengundurkan diri.
Dalam buku Pribadi dan Martabat Buya Prof. Dr. Hamka, Rusydi Hamka menuturkan kata-kata Buya Hamka yang disampaikannya kepada sahabatnya, M. Yunan Nasution, tak berapa lama setelah ia mengundurkan diri dari jabatan Ketua MUI:
“Waktu saya diangkat dulu tak ada ucapan selamat, tapi setelah saya berhenti, saya menerima ratusan telegram dan surat-surat mengucapkan selamat.”
Moh. Natsir dan Buya Hamka agaknya dapat dijadikan cermin oleh PKS. Keduanya menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pemerintah; bukan komitmen kepada pribadi-pribadi yang menjabat itu, melainkan komitmen pada upaya membangun pemerintahan yang mensejahterakan rakyatnya. Keduanya pun menjadi contoh bagaimana harus bersikap dan menyesuaikan diri, baik sebagai bagian dari pemerintahan yang sah ataupun ketika dikeluarkan dari lingkaran kekuasaan. Sebagaimana yang dialami Buya Hamka dulu, PKS kini justru menuai pujian ketika rekan-rekan koalisinya mencela. Dikeluarkan dari koalisi atau tidak, PKS telah menunjukkan sikap politiknya yang tegas dan berkepribadian.

sumber: fimadani.com

Selasa, 27 Desember 2011

Media Kanada: Ikhwanul Muslimin Pilihan Tepat Bagi Dunia

Jaringan “CBC News” Kanada dalam analisisnya terhadap situasi di Mesir dan proses pemilu yang sedang berlangsung menurunkan beritanya bahwa partai Ikhwan, yaitu Partai Kebebasan dan Keadilan adalah kekuatan yang paling demokratis di Mesir sebagaimana yang diharapkan Barat selama ini.

CBC News mengatakan bahwa Partai Kebebasan dan Keadilan masih merupakan kekuatan yang dominan dalam pemilihan Mesir setelah berhasil meraih separoh dari kursi yang diperebutkan untuk tahap pertama, dan sangat mungkin dalam tahap kedua dan ketiga partai ini meraup kemenangan yang sama.

Berita itu mencatat bahwa kelompok ini lebih terorganisir dan siap dalam hal pendanaan, karena mereka punya basis di masjid-masjid, pusat-pusat masyarakat, usaha makanan, sekolah dan klinik kesehatan yang tersebar di seluruh penjuru Mesir, membuat Ikhwan menjadi kekuatan kunci dalam kehidupan rakyat Mesir. Bahkan sebagain orang mengatakan bahwa mereka adalah kekuatan negara dalam negara. Mereka mampu menyediakan layanan yang tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah.

Berita itu mengatakan bahwa kaum liberal dan sekuler memang mampu memberi pengaruh di akhir-akhir aksi mereka di Medan Tahrir menjelang pemilu, tapi mereka gagal membujuk pemilih untuk memilih mereka, karena pesan mereka ambigu dan organisasi mereka yang rapuh dan kontrak politik mereka yang kabur, dan faktor yang membuat suara mereka jeblok adalah ajakan mereka untuk memboikot pemilu.

Berita ini juga mencatat bahwa masalah terbesar yang dihadapi kelompok liberal dan sekuler adalah bahwa rakyat Mesir ingin diatur oleh kepemimpinan Islam.

Berita itu juga menyebutkan bahwa Ikhwan tidak seperti kelompok Salafi, Ikhwan lebih menunjukkan model yang moderat. Berita itu juga mencatat bahwa banyak anggota Ikhwan yang bekerja profesional, menjadi dokter, pengacara, akuntan dan mereka cenderung memperhatikan apa dampak dari ucapan mereka, sehingga mereka lebih berhati-hati dalam membuat statemen.

Meskipun undang-undang nantinya berdasarkan semangat hukum Islam, namun akan tetap menghormati hak asasi manusia dan hak yang sama bagi semua orang di hadapan peradilan, oleh karena itu pengadilan akan memiliki kemandirian dan integritas.

Berita itu juga menambahkan bahwa Ikhwan sebagaimana juga rakyat Mesir tidak bersemangat untuk melanjutkan hubungan dengan entitas Israel, namun Ikhwan mengumumkan bahwa mereka menghormati perjanjian internasional dan konvensi yang terjadi selama rezim Mubarak, juga Rezim Anwar Sadat.

islamonline | alikhwan | fimadani

17 December 2011

Rabu, 07 Desember 2011

Anak-anak Penghafal Al Quran dari Somalia

Namanya Hassan. Sebenarnya ia menyebutkan nama panjangnya secara lengkap. Namun keriuhan saat itu membuat tim PKPU Aid for Somalia yang berkunjung kerumah pengungsian itu harus meladeni diskusi dengan beberapa anak sebaya lainnya, relawan lokal dan para pengungsi.

Selepas melakukan prosesi awal pembuatan sumur di kamp pengungsian Abd Azis, relawan lokal Mohammed Yusuf meminta tim PKPU melihat aktifitas puluhan anak yang sedang belajar. Jangan berpikir tentang aktifitas belajar mengajar sebagaimana anak-anak seusia mereka di negeri manapun. Usia mereka bervariasi antara 4-10 tahun. Dibilik bundar selebar 2 meter itu kami membungkuk untuk bisa masuk didalamnya. Bilik ini seperti hunian umum pengungsi lainnya terbuat dari kumpulan ranting dan dahan kayu, tanpa dinding dan beralas tanah.

Mengejutkan, kami menemukan beberapa lembar papan dan pelepah kayu bertuliskan untaian ayat-ayat dan potongan surat Al Quran. Tentu kita akan langsung mengingatkan kisah pembukuan mushaf Al Quran di kala para Sahabat. Itu surah Al Waqi’ah kata pengasuhnya.

Sejenak mendengar kenapa Al Waqi’ah? Apa karena salah satu fadhilah dari surah ini tentang kemiskinan? Namun dari tulisan inilah anak-anak ini belajar dan menghafal. Diantara mereka bahkan tidak dengan kondisi busana yg lengkap, lengkap pun sudah lusuh dan koyak. Dan tentunya bukan hanya Al Waqi’ah.

Bisa dibayangkan akan begitu banyak papan dan pelepah yang dibutuhkan untuk menuliskan 30 juz, sementara jangankan papan, rantingpun sangat langkah di daerah gersang seperti ini.

Hassan, Sang Penghafal Al Quran dari Somalia

Kembali ke Hassan, saya masih tertegun, sembari menyaksikan ia melafalkan ayat-ayat yang ia pelajari. Sang pengasuh memintanya membacakan juz amma. Surah Al Muluk dihafalkan sampai tuntas. Selanjutnya surah pilihan sesuai instruksi pengasuhnya. Sangat lancar. Beberapa anak sudah menghafal 4-5 juz terakhir termasuk Hassan.

Kami meninggalkan kamp ini. Sepanjang perjalanan, sejumlah pertanyaan muncul.. Cerita para sahabat ratusan ribuan tahun masih kita jumpai.

Apa sesulit itukah kalian mendapatkan kertas, alat tulis, mushaf skalipun bekas, padahal negeri tetangga di seberang kan ada yg makmur? Tapi akhirnya menjadi realistis jika sebelum pertanyaan ini muncul mereka harus berjuang dengan persoalan perut yang jauh lebih penting, tentang hidup dan mati..Semoga Allah SWT memberi kekuatan kita semua.

pkpu | fimadani